Aritmatika JavaScript: Contoh Code dan Operasinya

Operator aritmatika berfungsi lakukan memperkirakan aritmatika pada angka (literal atau bahkan berubah-ubah).

Operator Deskripsi
+ Penjumlahan
Pengurangan
* Perkalian
** Eksponensial (ES2016)
/ Pembagian
% Modulus (Sisa bagi)
++ Increment
Decrement

Operasi Aritmatika

Operasi aritmatika typical pasti akan beroperasi pada sepasang angka.

Kedua angka tersebut mungkin literal.

Contoh :

<!DOCTYPE html>
<html>
<physique>

<p>Operasi aritmatika typical pasti akan beroperasi pada sepasang angka dan membuat angka baru saja.</p>

<p id="demo"></p>

<script>
var x = 100 + 50;
doc.getElementById("demo").innerHTML = x;
</script>

</physique>
</html>

atau bahkan berubah-ubah.

Contoh :

<!DOCTYPE html>
<html>
<physique>

<p>Operasi aritmatika typical pasti akan beroperasi pada sepasang angka (berubah-ubah) dan membuat angka baru saja.</p>

<p id="demo"></p>

<script>
var a = 100;
var b = 50;
var x = a + b;
doc.getElementById("demo").innerHTML = x;
</script>

</physique>
</html>

atau bahkan artikulasi.

Contoh :

<!DOCTYPE html>
<html>
<physique>

<p>Operasi aritmatika typical pasti akan beroperasi pada sepasang angka (artikulasi) dan membuat angka baru saja.</p>

<p id="demo"></p>

<script>
var a = 3;
var x = (100 + 50) * a;
doc.getElementById("demo").innerHTML = x;
</script>

</physique>
</html>

Operator dan Operand

Angka-angka (sangat perawatan bedah aritmatika) seharusnya operand.

Operasi (pasti akan dilakukan satu dari sepasang operand) ditentukan melalui sopir.

Operand Operator Operand
100 + 50

Penjumlahan

Operator penjumlahan (+) berfungsi menambahkan angka:

<!DOCTYPE html>
<html>
<physique>

<h2>Operator +</h2>

<p id="demo"></p>

<script>
var x = 5;
var y = 2;
var z = x + y;
doc.getElementById("demo").innerHTML = z;
</script>

</physique>
</html>

Pengurangan

Operator menurun (-) berfungsi mengurangi angka.

<!DOCTYPE html>
<html>
<physique>

<h2>Operator -</h2>

<p id="demo"></p>

<script>
var x = 5;
var y = 2;
var z = x - y;
doc.getElementById("demo").innerHTML = z;
</script>

</physique>
</html>

Perkalian

Operator perkalian (*) berfungsi mengalikan angka.

<!DOCTYPE html>
<html>
<physique>

<h2>Operator *</h2>

<p id="demo"></p>

<script>
var x = 5;
var y = 2;
var z = x * y;
doc.getElementById("demo").innerHTML = z;
</script>

</physique>
</html>

Pembagian

Operator pembagian (/) berfungsi retak angka.

<!DOCTYPE html>
<html>
<physique>

<h2>Operator /</h2>

<p id="demo"></p>

<script>
var x = 5;
var y = 2;
var z = x / y;
doc.getElementById("demo").innerHTML = z;
</script>

</physique>
</html>

Sisa

Operator modulus (%) mengembalikan sisa pembagian.

<!DOCTYPE html>
<html>
<physique>

<h2>Operator %</h2>

<p id="demo"></p>

<script>
var x = 5;
var y = 2;
var z = x % y;
doc.getElementById("demo").innerHTML = z;
</script>

</physique>
</html>

Dalam aritmatika, pembagian sepasang bilangan sekitar membuat hasil akhir bagi dan sisa.
Dalam hitung, hasil akhir perawatan bedah modulus adalah sisa pembagian aritmatika.

Lihat lebih banyak:  19 Manfaat Facebook bagi User

Incrementing

Operator increment (++) berfungsi menambahkan angka.

<!DOCTYPE html>
<html>
<physique>

<h2>Operator ++</h2>

<p id="demo"></p>

<script>
var x = 5;
x++;
var z = x;
doc.getElementById("demo").innerHTML = z;
</script>

</physique>
</html>

Decrement

Operator decrement (–) berfungsi mengurangi angka.

<!DOCTYPE html>
<html>
<physique>

<h2>Operator -- </h2>

<p id="demo"></p>

<script>
var x = 5;
x--;
var z = x;
doc.getElementById("demo").innerHTML = z;
</script>

</physique>
</html>

Eksponensial

Operator eksponen (**) menaikkan operan awalnya ke dalam pangkat operan ke-2.

<!DOCTYPE html>
<html>
<physique>

<h2>OperatorT **</h2>

<p id="demo"></p>

<script>
var x = 5;
doc.getElementById("demo").innerHTML = x ** 2;
</script>

</physique>
</html>

x ** y membuat hasil akhir yang sama seperti bersama Math.pow (x, y):

<!DOCTYPE html>
<html>
<physique>

<h2>Math.pow()</h2>

<p id="demo"></p>

<script>
var x = 5;
doc.getElementById("demo").innerHTML = Math.pow(x,2);
</script>

</physique>
</html>

Prioritas Operator

Prioritas sopir menjelaskan pola perawatan bedah yang dilakukan sangat artikulasi aritmatika.

<!DOCTYPE html>
<html>
<physique>

<p>perkalian lebih diutamakan daripada penjumlahan.</p>

<p id="demo"></p>

<script>
doc.getElementById("demo").innerHTML = 100 + 50 * 3;
</script>

</physique>
</html>

Apakah hasil akhir keadaan di terbaik sama seperti bersama 150 * 3 atau bahkan sama seperti bersama 100 + 150?

Apakah penjumlahan atau bahkan perkalian dilakukan terlebih dahulu?

Seperti pada kebijakan hitung, perkalian dilakukan terlebih dahulu.

Perkalian (*) dan pembagian (/) {memiliki} prioritas utama lebih ketinggian daripada penjumlahan (+) dan menurun (-).

Dan (seperti sangat kebijakan hitung) prioritas utama dapat diubah bersama menggunakan indikator kurung:

<!DOCTYPE html>
<html>
<physique>

<p>Perkalian lebih diutamakan daripada penjumlahan.</p>
<p>Tetapi indikator kurung lebih diutamakan daripada perkalian.</p>

<p id="demo"></p>

<script>
doc.getElementById("demo").innerHTML = (100 + 50) * 3;
</script>

</physique>
</html>

Saat menggunakan indikator kurung, perawatan bedah di sangat indikator kurung dihitung terlebih dahulu.

Saat tak terhitung perawatan bedah {memiliki} prioritas utama yang sama seperti (seperti penjumlahan dan menurun), perawatan bedah tersebut dihitung berasal dari kiri ke dalam kanan:

<!DOCTYPE html>
<html>
<physique>

<p>Jika tak terhitung perawatan bedah {memiliki} prioritas utama yang sama seperti, perawatan bedah tersebut dihitung berasal dari kiri ke dalam kanan.</p>

<p id="demo"></p>

<script>
doc.getElementById("demo").innerHTML = 100 + 50 - 3;
</script>

</physique>
</html>
Value Operator Deskripsi Contoh
20 ( ) Expression grouping (3 + 4)
       
19 . Member individual.title
19 [] Member individual[“name”]
19 () Function name myFunction()
19 new Create new Date()
       
17 ++ Postfix Increment i++
17 Postfix Decrement i–
       
16 ++ Prefix Increment ++i
16 Prefix Decrement –i
16 ! Logical not !(x==y)
16 typeof Type typeof x
       
15 ** Exponentiation (ES2016) 10 ** 2
       
14 * Multiplication 10 * 5
14 / Division 10 / 5
14 % Division Remainder 10 % 5
       
13 + Addition 10 + 5
13 Subtraction 10 – 5
       
12 << Shift left x << 2
12 >> Shift proper x >> 2
12 >>> Shift proper (unsigned) x >>> 2
       
11 < Less than x < y 
11 <= Less than or equal x <= y
11 > Greater than x > y
11 >= Greater than or equal x >= y
11 in Property in Object “PI” in Math
11 instanceof Instance of Object instanceof Array
       
10 == Equal x == y
10 === Strict equal x === y
10 != Unequal x != y
10 !== Strict unequal x !== y
       
9 & Bitwise AND x & y
8 ^ Bitwise XOR x ^ y
7 | Bitwise OR x | y
6 && Logical AND x && y
5 || Logical OR x || y
4 ? : Condition ? “Yes” : “No”
       
3 += Assignment x += y
3 /= Assignment x /= y
3 -= Assignment x -= y
3 *= Assignment x *= y
3 %= Assignment x %= y
3 <<= Assignment x <<= y
3 >>= Assignment x >>= y
3 >>>= Assignment x >>>= y
3 &= Assignment x &= y
3 ^= Assignment x ^= y
3 |= Assignment x |= y
       
2 yield Pause Function yield x
1 , Comma 5 , 6

Ekspresi sangat indikator kurung benar-benar dihitung di masa lalu nilainya digunakan pada hasil akhir sisa artikulasi.

Lihat lebih banyak:  Cara Mengaktifkan Data Roaming di Hp Android dan iPhone

Anda sederhana menonton: Aritmatika JavaScript: Contoh Code dan Operasinya

Sumber: https://taylorswift10years.com

Kategori: Teknologi

Leave a Reply